Rabu, 13 Mei 2015

KOMITMEN MUSLIM SEJATI – FATHY YAKAN
Komitmen Muslim Sejati karya Fathi Yakan ini terbagi dalam dua bagian. Bagian pertama memaparkan karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang muslim sehingga ia benar-benar menjadi muslim sejati. Sedangkan bagian kedua memapatkan tentang kewajiban memperjuangkan Islam dan berafiliasi kepada pergerakan Islam.
PADA BAGIAN PERTAMA, sang penulis menggugah pengakuan keislaman kita. Ia menulis seperti ini:
Pengakuan sebagai muslim bukanlah klaim terhadap pewarisan, bukan klaim terhadap suatu identitas, juga bukan klaim terhadap suatu penampilan lahir, melainkan pengakuan untuk menjadi penganut Islam, berkomitmen kepada Islam, dan beradaptasi dengan Islam dalam setiap aspek kehidupan.” (hal.15)

Sebagai muslim, kita harus sadari bahwa iman bukanlah warisan yang kita dapatkan dari orang tua kita. Ataukah dari faktor lingkungan dimana kita berada. Tapi keimanan adalah kesadaran terdalam diri kita atas penciptaan kita dan kewajiban untuk menjadi abdi, hamba kepada Dia, ALLAH yang menciptakan kita.

Menurut penulis buku ini, karakteristik yang harus kita miliki untuk menjadi muslim sejati adalah sebagai berikut:
  1. SAYA HARUS MENGISLAMKAN AKIDAH SAYA
Konsekuensi dari hal ini, maka kita harus:

Selasa, 29 April 2014

Syura Sebagai Prinsip yang Tidak Boleh Diabaikan Dalam Beramal Jama’i


Amal jama’i dalam amal da’awi menuntut pemahaman syar’i yang benar, kematangan berfikir dan kedewasaan dalam bersikap. Sehingga menghasilkan kebijakan yang tepat, efektif, mendapat berkah dan diridhai Allah swt. Hal tersebut dapat dilihat dari proses pengambilan kebijakan dan komitmen serta konsistensi dalam melaksanakan keputusan yang dihasilkan dari syura.
1. Syura  salah satu pilar sistem Islam yang harus membudaya di seluruh lapisan masyarakat. Allah swt. mensejajarkan syura dengan shalat dan zakat. Yaitu syura hukumnya wajib seperti halnya shalat dan zakat, bahkan sebagai pilar sistem masyarakat Islam yang apabila tidak diamalkan berarti telah melakukan dosa besar dan  meruntuhkan tatanan masyarakat Islam. Allah berfirman dalam surat Syura  ayat 38,
وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (38)
“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.”

Minggu, 09 Maret 2014

Kisah Pohon dan Burung Pelatuk

Burung Platuk
Sebatang pohon berbuah sangat lebat. Buahnya terlihat kuning keemasan. Seekor burung jalak hinggap di pohon tsb. dg lantang memuji pohon itu.

"Pohon yg amat subur & terlihat indah sekali dg buah yg cantik." Setelah mendengar pujian burung jalak, lalu si pohon menjawab, "Kawan, tinggallah ditempatku ini!"

Lalu, seekor burung kenari terbang ke pohon tsb, menghadap ke arah pohon ini, sambil bernyanyi ;

"Pohon ini sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus bak bidadari." Pohon pun menjawab nyanyian si kenari, "Jika dikau ingin memakan buahku, ambil saja kawan!"

Minggu, 02 Maret 2014

Yang Harus Dilakukan Jika Meninggalkan Shalat Fardhu Karena Tertidur atau Lupa

Jika Saya Meniggalkan Satu Shalat Fardhu Atau Lebih Karena Tertidur Atau Lupa, Bagaimana Cara Saya Mengqadha' Shalat Yang Tertinggal? Apakah Saya Harus Mengerjakannya Ataukah Tidak, Atau Cukup Mengerjakan Shalat Yang Belum Tertinggal Waktunya, Ataukah Sebaliknya?

Jawaban:
Pertama kamu harus mengerjakan dulu shalat-shalat yang tertinggal itu kemudian baru mengerjakan shalat yang belum tertinggal waktunya dan tidak boleh kamu akhirkan pengqadha'annya. Telah menyebar di kalangan umum, jika ada orang yang ketinggalan shalat fardhu, dia mengqadha'nya bersama shalat fardhu yang sama pada hari berikutnya. Ini salah kaprah dan bertentangan dengan petunjuk Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam, baik petunjuk yang berupa perkataan maupun perbuatan.

Petunjuk Nabi yang berupa perkataan adalah diriwayatkan bahwa beliau Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, "Barangsiapa yang meninggalkan shalat karena tertidur atau lupa, maka hendaklah dia mengerjakannya ketika ingat."

Kamis, 13 Februari 2014

Masalah, Ia Bukan Sekedar Ujian

Dalam kehidupan kita ini pasti ada saja masalah yang harus dihadapi. “Entahlah itu apa masalahnya dan bagaimana?” Yang perlu kita sadari, Tanpa kita minta pun masalah itu akan selalu hadir dalam setiap kehidupan kita, ia merupakan ujian untuk meneguhkan keimanan kita, mengetes kesiapan fisik dan mental kita, mengokohkan sikap dan kepribadian kita serta menguji kesabaran serta rasa syukur yang terpatri dalam diri kita.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. Al Hadid: 22)
Setiap orang pasti punya masalah. Orang yang bermasalah, ia pasti memiliki masa-masa sulit selama dalam hidupnya. Masa-masa indah perjuangan yang harus kita sikapi, hadapi, dan kita cari penyelesaiannya dengan tetap semangat, gigih, optimis, istiqamah, dan sabar.
Sikap-sikap seperti inilah yang seharusnya terus muncul dan harus diperjuangkan dalam menyelesaikan setiap masalah demi masalah ketika masalah itu hadir dalam kehidupan Ummat Muslim. Yaitu kembali kepada Allah SWT dengan berbekal petunjuk kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya yaitu, Al Qur’an dan kepada sebaik-baik petunjuk yaitu, Sunnah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itulah maka sudah seharusnya kita untuk mengembalikan semua perkara masalah yang kita hadapi kepada tuntunan keduanya.

Sakit dalam Pandangan Islam

NAMANYA juga manusia, tentu suatu waktu kita akan mengalami penurunan kondisi fisik. Penurunan itu menyebabkan kita sakit. Bagaimana Islam memandangnya soal sakitnya tubuh kita ini?
Saat Allah menakdirkan kita untuk sakit, pasti ada alasan tertentu yang menjadi penyebab itu semua. Tidak mungkin Allah subhanahu wa ta’ala melakukan sesuatu tanpa sebab yang mendahuluinya atau tanpa hikmah di balik semua itu. Allah pasti menyimpan hikmah di balik setiap sakit yang kita alami. Karenanya, tidak layak bagi kita untuk banyak mengeluh, menggerutu, apalagi su’udzhan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Lebih parah lagi, kita sampai mengutuk taqdir. Na’udzu billah…
Rasulullah shallallahu ’alayhi wasallam  pernah menemui Ummu As-Saa’ib, beliau bertanya : ”Kenapa engkau menggigil seperti ini wahai Ummu As-Saa’ib?” Wanita itu menjawab : “Karena demam wahai Rasulullah, sungguh tidak ada barakahnya sama sekali.” Rasulullah shallallahu ’alayhi wasallam  bersabda : ”Jangan engkau mengecam penyakit demam. Karena penyakit itu bisa menghapuskan dosa-dosa manusia seperti proses pembakaran menghilangkan noda pada besi”. (HR. Muslim)

SEJARAH VALENTINE DAY , MAKSIAT BERBUNGKUS KASIH SAYANG

Oleh : Hj. Irena Handono

Meski nasihat-nasihat, imbauan-imbauan para ulama, ustadz-ustadzah tentang Valentine selalu didengungkan tiap bulan Pebruari, tapi ternyata masih banyak orang tua para remaja yang masih berpemahaman salah tentang Valentine’s Day. Valentine hanya dianggap sebagai budaya remaja modern saja. Padahal ada bahaya besar di balik Valentine yang siap menerkam para remaja. Ini yang tidak disadari para orang tua.

Tiap bulan Pebruari remaja yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau banyak ustad-ustazah memperingatkan nilai-nilai akidah Kristen yang dikandung dalam peringatan tersebut, namun hal itu tidak terlalu dipusingkan mereka. "Aku ngerayain Valentine kan buat fun-fun aja...." begitu kata mereka.

Selasa, 11 Februari 2014

In Sya’a Allah, Bukan Insya Allah

Hal yang hendaknya disyukuri, banyak sekali ungkapan Islam yang sudah menjadi budaya dalam ucapan dan perbuatan umat Islam Indonesia. Di antara ungkapan yang sudah lumrah adalah kata “in sya’a Allah”.
Ungkapan ini terdiri 3 kata: in, sya’a, dan Allah. In artinya jika, dan sya’a artinya berkehendak. Sehingga maksudnya adalah untuk menggantungkan rencana, bahwa rencana melakukan sesuatu hanya akan terlaksana jika sesuai dengan kehendak Allah swt. Hal yang sama juga terkandung dalam ungkapan bi idznillah yang artinya “jika Allah swt. menghendakinya”, bukan “jika Allah swt. membolehkannya, mengijinkannya,” karena boleh-tidaknya sesuatu sudah jelas dalam hukum Islam, bukan sesuatu yang misterius.

Imam Hasan Al-Banna, Ustadzul Alam, dalam Cita Petani

Telah sering dikatakan bahwa Rasulullah adalah seorang penggembala yang baik, pedagang yang baik, kepala keluarga yang baik, panglima perang yang baik dan pemimpin negara yang baik. Namun satu hal yang mengganjal bagi para petani ketika disebutkan bahwa Rasulullah bukanlah petani yang baik.
Pandangan demikian bisa jadi berangkat dari sebuah kisah tentang Rasulullah dan penyerbukan kurma. Tetapi dari kejadian tersebut terpetik sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi kemaslahatan umat manusia. Dari ungkapan “Engkau lebih mengetahui urusan duniamu,” terlahir kaidah yang menempatkan dengan proporsional kerasulan Beliau Shalallahu alaihi wassalam dengan tugas kekhalifahan yang diemban umat manusia dalam upayanya memakmurkan bumi.

Berjuanglah untuk Islam Walau Anda Pelaku Maksiat

 Apa yang kau anggap atas dirimu sendiri? Begitu banyakkah dosa dan noda? Ketahuilah, setiap manusia –siapa pun dia- juga memiliki kesalahan, dan sebaik-baik manusia yang membuat kesalahan adalah yang mau bertaubat. Mari jadilah yang terbaik…
Saudaraku …
Apa yang menghalangimu membela agamamu? Apa yang merintangimu beramal demi kejayaan Islam dan kaum muslimin? Dosa, noda, dan maksiat itu? Ketahuilah, jika kau diam saja, tidak beramal karena merasa belum pantas berjuang, masih jauh dari sempurna, maka daftar noda dan maksiat itu semakin bertambah. Itulah tipu daya setan atas anak Adam, mereka menghalangi manusia dari berjuang dan hidup bersama para pejuang, dengan menciptakan keraguan di dalam hati manusia dengan menjadikan dosa-dosanya sebagai alasan.
Saudaraku …
Hilangkan keraguanmu, karena Rabbmu yang Maha Pengampun telah berfirman:
إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ
Sesungguhnya kebaikan-kebaikan akan menghapuskan keburukan-keburukan. (QS. Hud: 114)

Sabtu, 25 Januari 2014

KESABARAN KUNCI KESUKSESSAN

Anda boleh memiliki semua nilai-nilai positif dan kondisi kondusif untuk meraih sukses

Anda berpengetahuan luas, kerja keras, jenius, ulet, punya skill, manajemen waktu yang baik, Public Relation yg bagus, mendapat peluang dan dukungan orang banyak,
namun jika anda tidak memiliki kesabaran, Anda tidak akan bisa sukses selamanya!... selamanya disini, artinya terus berlangsung dan berlanjut tiada henti.

jika kita bertanya kepada semua orang, mau sukses? "mau", mau berapa lama suksesnya terkadang ini tidak ditanyakan. inilah rahasia sukses yang berkelanjutan. Sabar.

Jumat, 20 Desember 2013

Husnu-Zhan: Berkeyakinan, bukan Berpasangka baik

Kesalahan dalam mengartikan sebuah istilah dalam Al-Qur’an, bisa membuat kesalahan persepsi, yang berujung pada kesalahan dalam mengamalkannya. Oleh karena itu, hendaknya kita memahami istilah tersebut sesuai dengan ketentuan yang benar.
Fenomena sangat sulitnya mendapatkan kepercayaan dari orang lain saat ini, hendaknya membuat kita bertanya, apakah hal tersebut disebabkan kesalahan kita dalam memahami istilah “husnu-zhan”? Karena, walaupun Allah swt. telah memerintahkan husnu-zhan, banyak umat Islam yang menyepelekan.
Makna Husnu-Zhan dan Su’u-Zhan
Dalam bahasa Arab, “zhan” bermakna hal yang diketahui dari tanda-tanda. Seperti orang yang mengatakan, “Akan turun hujan,” setelah dia melihat langit mendung. Tidak ada kepastian akan turun hujan. Perkataan itu hanyalah kesimpulan yang diambil dari tanda-tanda.

Lima Cara Sederhana Menghadapi Cobaan Hidup.


1.  Siap menerima suatu cobaan
Kita terkadang lupa bahwa pangkal dari masalah kita bukan masalah itu sendiri, tetapibagaimana menyikapi/menerima suatu cobaan. Seperti menghadapi suatu ujian. Apabila kita mempersiapkan diri kita sebaik-baiknya, maka umumnya kita akan mendapatkan hasil yang baik pula. Tetapi kita juga harus ingat bahwa tidak semua yang kita inginkan akan terwujud. Oleh karena itu, kita harus siap pula dengan kegagalan dan jangan hanya siap dengan kesuksesan. Semakin siap kita untuk menghadapi suatu kegagalan, semakin ringan masalah tersebut akan dirasakan oleh kita. Mulailah dengan niat yang baik, ikhtiar semampu kita, tapi jangan terkunci oleh keinginan dan nafsu kita, serahkan semuanya kepada Allah SWT.

Selasa, 02 Juli 2013

Cara Resetter Epson Stylus T13

Resetter Epson T13 ini berfungsi dengan baik. Ok langsung saja yaa.....

Cara Reset Epson Stylus T13


1. Langkah pertama tentunya printer epson T13 harus sudah terinstall drivernya. Untuk Download drivernya didownload driver epson

2. Download software resetter Epson T13 dulu. Software bernama Resetter Epson T13, anda dapat download di sini Klik

3. Tanggal komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya.

4. PENTING !!! Matikan Antivirus anda, karena resetter T13 ini dideteksi sebagai virus oleh antivirus.

5. Jalankan program resetter Epson T13 dengan double klik di "AdjProg.exe". 

Kamis, 27 Juni 2013

RESEP KUE BOLU PANGGANG

RESEP KUE BOLU PANGGANG , mendengarnya aja anek, hehehe...kue bolu yang dipanggang ya gan?.... Rasa dari KUE BOLU PANGGANG ini enak dan lezat, dijamin bikin ketagihan, simak aja gan cara membuatnya.

resep kue bolu panggang
resep kue bolu panggang

Bahan-bahan RESEP KUE BOLU PANGGANG :
  • 100 gr gula pasir
  • 2 butir telur
  • 1/4 sdt soda kue
  • 1/4 sdt vanili
  • 100 gr tepung terigu
  • 2 sdm mentega , dicairkan ya gan
Cara membuat RESEP KUE BOLU PANGGANG :
  1.  Kocok telur, gula dan vanili sampai kental
  2. Kemudian masukkan soda kue, tepung terigu, aduk hingga rata. Masukkan mentega cair, aduk hingga rata.
  3. Lalu masukkan ke dalam cetakan KUE BOLU. Kemudian panggang dalam oven 180 c sekitar 10 menitan gan
  4. Angkat dan sajian
Sekian RESEP KUE BOLU PANGGANG ini, semoga membantu, ini diambil dari kliknesia .

Sumber: http://resepmakananindonesia2.blogspot.com

RESEP KUE BOLU GULUNG

Agan-agan yang suka travelling, mungkin makanan ringan ini bisa jadi alternatif agan yang bisa dibawa, cara membuatnya juga gampang. Daripada kita beli snack-snack yang kita tidak tahu kandungan gizinya, lebih baik kita membuat sendiri. sekarang Ane mau memberikan RESEP KUE BOLU GULUNG, gampang gan membuatnya...langsung aja yaaaa
resep kue bolu gulung
resep kue bolu gulung

Bahan -bahan KUE BOLU GULUNG :

  • 40 gr tepung terigu protein tinggi
  • 50 gr margarin yang dicairkan terlebih dahulu
  • 7 butir kuning telur
  • 2 butir putih telur
  • 1 sdt madu
  • 1 sdm susu kental manis
  • 50 gr gula pasir
  • 1/2 sdt baking powder
Bahan-bahan buttercream :
  • 100 gr gula halus
  • 1/2 butir kuning telur
  • 100 gr margarin
Cara membuat buttercream :
  • Kocok semua bahan-bahan yang ada sehingga mengembang dan mempunya warna putih seperti cream
  • Masukkan sedikit essence coklat, moka atau bubuk teh hijau bila suka
Cara membuat KUE BOLU GULUNG :
  1. Pecahkan telur dan dipisahkan kuning telur dan putihnya ya gan
  2. Kocok telur dan gula pasir dengan handmixer sampai mengembang
  3. Masukkan susu, madu aduk terus
  4. Masukkan tepung terigu yang sudah diayak dan dicampur dengan baking powder
  5. Aduk campuran terigu dan kocokan telur memakai sendok besar, masukan margarin cair lalu aduk sedikit
  6. Tuangkan kedalam loyang dangkal yang sudah diolesi dengan margarin dan ditaburi tepung terigu
  7. Panggang didalam oven yang panasnya 220 c ( 10 menit), kue jangan sampai kering, karena mudah patah sewaktu digulung
  8. Angkat dari oven dan keluarkan kue dari loyang dengan menggunakan alas kertas roti, langsung diolesi dengan selai atau tunggu hingga dingin sebelum diolesi buttercream agar cream tidak melelh
  9. Gulung kue dengan perlahan-lahan agar tidak patah. hati -hati lo gan...tidak patah.
Selamat mencoba.....

Sumber: http://resepmakananindonesia2.blogspot.com

Kamis, 20 Juni 2013

Jangan Menyalahkan Orang Lain

Memang paling mudah menyalahkan orang
lain atau situasi jika terjadi
sesuatu masalah. Padahal menurut
penelitian yang dimuat di Harvard
Business Review, bermain dalam
permainan menyalahkan tidak akan
pernah berhasil.
Dalam penelitian itu, mereka yang
menyalahkan orang lain atas
kesalahannya dapat kehilangan status,
kurang mendapat pelajaran, dan
berperforma buruk dibandingkan
orang-orang yang mengakui kesalahan
mereka.

Menyalahkan itu menular.
Jika Anda menyalahkan orang lain atas
apa yang Anda rasakan, Anda justru
memberi kekuatan pada mereka bahwa
Anda sebenarnya tergantung pada
mereka.
Padahal seharusnya, tak seorang pun
yang bertanggung jawab atas takdir
Anda!

Kepercayaan diri Anda akan memancar
di saat Anda tidak menggantungkan
diri pada situasi dan orang lain. 
Jika Anda menyalahkan orang atau
situasi, Anda justru berteriak pada
dunia bahwa, "Saya tidak memiliki
kendali terhadap diri saya, saya
adalah korban. Orang lain di
kehidupan lebih berkuasa dari saya,
saya adalah korban."

Jadilah nahkoda dari 'kapal'
yang Anda layari. Mulailah menerima
tanggung jawab, dengan begitu Anda
tidak perlu membagi pujian atas jerih
payah yang dibutuhkan dalam
mendapatkan pelajaran hidup, dan Anda
pun akan semakin percaya diri. 

JERITAN TANGISAN IBLIS

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Dalam Kitab Al Jami’ Liahkam Al-Qur’an karya Imam Al Qurthubi dijelaskan bahwa ada 3 hal yang bisa menyebabkan iblis menangis dengan sekeras²nya.

PERTAMA...
Ketika diturunkannya Surat Al Fatihah, yang mana surat ini adalah surat yang paling afdhol di dalam Al-Qur'an. Jadi di manapun dan kapan pun surat al fatihah dibaca, iblis laknatullah akan menjerit dan menangis.

KEDUA...
Kelahiran Nabi Muhammad SAW, makhluk yang paling mulia sejagad raya. Karena berkat bimbingan Beliau, orang yang sudah memiliki dosa setumpuk gunung bisa terhapus dosanya hanya dengan mengucapkan syahadat saja.

Sebagai contoh saja. Pada zaman Rasulullah SAW ada orang yang tua renta kisaran berumur 100 tahun lebih mengadu kepada Rasulullah SAW.

‘‘Ya Rasulullah, apakah agamamu bisa menghapuskan dosa² yang telah aku perbuat, yang mana dosaku setumpuk gunung, berzina, mabuk, berjudi dan sebagainya dan kalau dikumpulkan akan melebihi dosa orang yang paling banyak dosanya di muka bumi ini...!!!’’ *(kata orang tua itu.)*

‘‘Bisa...!!!’’ *(jawab Rasulullah SAW.)*

‘‘Lalu apa yang harus aku lakukan...???’’ *(tanya orang tua itu.)*

Kemudian Rasulullah SAW bersabda; ‘‘Ucapkanlah Syahadat...!!!’’

Kemudian orang tua itu pergi menuju rumahnya. Selang 3 hari kemudian terdengar kabar kalau orang tua itu meninggal dunia dan Rasulullah SAW pun bersabda; ‘‘Orang tersebut termasuk golongan orang yang masuk surga...!!!’’

KETIGA...
Ucapan salam. Ternyata ucapan salam dari seorang mukmin pada mukmin lainnya bisa membuat iblis menangis dengan kerasnya.

Hal ini seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra, Ibnu Abbas berkata; ‘‘Sesungguhnya iblis yang terkutuk itu akan menangis pada saat seorang mukmin bersalam dan dia (iblis) berkata; ‘‘Aduh, celakanya, kedua mukmin itu tidak akan berpisah melainkan akan diampuni dosa²nya...!!!’’

Rasulullah SAW sendiri sangat menekankan ucapan salam bagi seorang mukmin sebelum perkataan lain diucapkan. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda; ‘‘Barangsiapa yang berbicara sebelum memberi salam, maka janganlah kamu jawab...!!!’’

Hadits lainnya ada yang mengatakan. Rasulullah SAW bersabda; ‘‘Orang yang berkendaraan hendaklah memberi salam kepada orang yang berjalan kaki, orang yang berjalan kaki hendaklah memberi salam kepada orang yang duduk, dan orang yang sedikit hendaklah memberi salam kepada orang yang banyak...!!!’’

Itulah 3 hal yang bisa membuat iblis menangis denga keras. Sungguh sangatlah beruntung kita ini dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW. ... wallahua'lam...

... Allahumma Sholli ’Alaa Muhammad ...

Senin, 17 Juni 2013

Sifat-sifat Bangun Ruang

Bangun ruang disebut juga bangun tiga dimensi. Bangun ruang merupakan sebuah bangun yang memiliki ruang yang dibatasi oleh beberapa sisi. Jumlah dan model sisi yang membatasi bangun tersebut menentukan nama dan bentuk bangun tersebut. Misalnya: 


-Bangun yang dibatasi oleh 6 sisi yang sama ukuran dan bentuknya, disebut bangun kubus.
-Bangun yang dibatasi oleh 6 sisi yang mempunyai ukuran panjang dan lebar (persegi panjang) disebut bangun balok dan prisma.
-Bangun yang dibatasi oleh sisi lengkung dan dua buah lingkaran, disebut bangun tabung.
Jumlah serta model sisi yang dimiliki oleh sebuah bangun tertentu merupakan salah satu sifat bangun ruang tersebut. Jadi, sifat suatu bangun ruang ditentukan oleh jumlah sisi, model sisi, dan lain-lain.
1.Sifat-Sifat Kubus
Bangun ruang  ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
a. Memiliki 6 sisi yang ukuran dan modelnya sama.
b. Memiliki 12 rusuk yang ukurannya sama.
c. Memiliki 8 buah sudut yang sama besar (90o).
d. Memiliki ukuran s x s x s
image
Kubus
2.Sifat-Sifat Balok
Bangun ruang  ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
a. Memiliki 4 sisi  berbentuk persegi panjang.
b. Memiliki 2 sisi yang bentuknya sama.
c. Memiliki 4 rusuk yang ukurannya sama
d. Memiliki ukuran p x l x t.
image
Balok
3.Sifat-Sifat Tabung
Bangun ruang  ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
a. Memiliki sisi alas yang berbentuk lingkaran.
b. Memiliki sisi atas yang berbentuk lingkaran.
c. Memiliki  sisi (selimut) yang bentuknya lengkung.
image
Tabung
4.Sifat-Sifat Kerucut
Bangun ruang  ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
a. Memiliki sisi alas yang berbentuk lingkaran.
b. Memiliki titik puncak atas.
c. Memiliki  sisi (selimut) yang bentuknya lengkung.
image
Kerucut
5.Sifat-Sifat Limas Segitiga
Bangun ruang  ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
a. Alas berbentuk segitiga.
b. Memiliki 3 buah sisi yang berbentuk segitiga.
c. Memiliki 6 buah rusuk.
d. Memiliki 3 rusuk yang ukurannya sama.
e. Memiliki titik puncak atas.
image
Limas Segitiga
6.Sifat-Sifat Limas Segiempat
Bangun ruang  ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
a. Alas berbentuk segiempat.
b. Memiliki 4 buah sisi yang berbentuk segitiga.
c. Memiliki 8 buah rusuk.
d. Memiliki 4 rusuk yang ukurannya sama.
e. Memiliki titik puncak atas.
image
Limas Segiempat

Selasa, 11 Juni 2013

Belajar dari 'Aidh Al-Qarny Menghadapi Pendengki



Oleh Ustadz Farid Nu'man

Menyeru manusia kepada jalan Allah ibarat perdagangan. Seorang yang berdagang pasti memiliki pesaing. Ada pesaing yang sehat dan ada pula yang hasud (dengki). Si pendengki akan melakukan upaya apa saja untuk menggembosi pedagang lain yang lebih laku.

Lalu bagaimana para da’i menyikapinya?

Berikut akan kami kutip nasihat Syaikh Dr. ’Aidh Abdullah al-Qarny hafizhahullah dari buku Silakan Terpesona, beliau menulis:

Bagaimanapun Anda berbuat baik kepada orang yang hasud, misalnya membawakan makanan dan minuman kepadanya, memakaikan pakaiannya, membawakan air wudhunya, menyikatkan permadaninya, membersihkan rumahnya, dan lain-lain, Anda akan tetap dianggapnya sebagai musuh. 

Mengapa demikian? Sebab, hal-hal yang menjadi pemicu permusuhan dengannya itu masih melekat pada diri Anda, yaitu keutamaan, ilmu pengetahuan, tata krama, harta, atau jabatan Anda. Bagaimana pun Anda tidak akan dapat berdamai dengannya selama Anda belum menanggalkan karunia-karunia tersbut dari diri Anda. Orang yang iri hati akan selalu menunggu-nunggu saat Anda terpeleset, menanti-nanti kapan Anda terjatuh, dan berangan-angan suatu saat Anda tergelincir.

Hari terbaik baginya adalah hari Anda jatuh sakit, malam terindah baginya adalah malam Anda jatuh miskin, dan saat-saat paling membahagiakan baginya adalah hari Anda tertimpa bencana, dan waktu yang paling disukainya adalah hari dia melihat Anda gelisah, resah, sedih, dan rapuh.

Momen yang paling menyiksanya adalah ketika ia melihat Anda menjadi kaya raya. Berita paling menyedihkannya adalah ketika Anda meraih keberuntungan dan menjadi orang terhormat. Dan bencana paling besar baginya adalah ketika Anda mendapat promosi.

Tawa Anda adalah tangisnya, pesta Anda adalah upacara kematiannya, dan keberhasilan Anda adalah kegagalannya.

Dia akan melupakan segala-galanya tentang diri Anda, kecuali kesalahan-kesalahan Anda. Dia tidak memandang apa pun kepada diri Anda, kecuali pada kekurangan-kekurangan Anda. Kesalahan Anda yang kecil, baginya lebih besar daripada gunung Uhud. Dosa Anda yang sepele, menurutnya lebih berat daripada gunung Tsahlan. Meskipun Anda lebih fasih daripada Sahban, baginya Anda lebih gagap daripada Baqil. Meskipun Anda lebih dermawan daripada Hatim, baginya Anda lebih kikir darpada Madir. Meskipun Anda lebih cerdas daripada Asy Syafi’i, dia memandang Anda lebih bodoh dari pada Habnaqah.

Orang yang memuji Anda di hadapannya dianggapnya pendusta. Orang yang menyanjung Anda di dekatnya dianggapnya orang munafik. Orang yang memuji Anda di majelisnya dianggapnya orang rendah yang tak tahu etika. Sebaliknya, dia mempercayai orang yang mencela Anda, menyukai orang yang membenci Anda, mendekati orang yang memusuhi Anda, menolong orang yang tidak menyukai dan tidak akrab dengan Anda.

Warna putih menurut pandangan mata Anda, terlihat hitam baginya. Siang dalam penglihatan Anda, malam dalam pandangannya.

Maka dari itu, janganlah Anda menjadikannya sebagai hakim dalam perkara Anda dengan orang lain, karena dia telah memvonis Anda bersalah sebelum mendengar tuntutan dan melihat bukti-bukti. Janganlah Anda membocorkan rahasia kepadanya, karena dia sangat bersemangat menyebarkan dan menyiarkannya. Ia menyimpan kekeliruan Anda sampai hari ia membutuhkannya dan mencatat kesalahan Anda sampai hari ia memerlukannya. 

Cara menghadapinya hanyalah menghindari dan meninggalkannya, menghilang dari pandangannya, menjauhi rumahnya, dan menyingkir dari tempatnya. Sebab, dia sebenarnya adalah sang penindas yang berpenampilan orang yang tertindas. Tak usah Anda membalasnya, sudah cukup baginya kepahitan di kerongkongannya, duka nestapa yang dialaminya, kesedihan yang merundungnya, dan kecelakaan yang dirasakannya.

Andalah yang membuatnya sakit dan menderita; andalah yang membuatnya tidak bisa tidur dan gundah gulana; andalah yang mendatangkan kegelisahan, kesedihan, kelelahan, dan keletihan padanya.

Aku berhasil, maka sujudlah orang yang dulu mencela diriku
Dia tidak kucela, itulah pemaafan dan penghinaanku baginya
Itu juga yang kualami di antara keluarga dan orang sebangsaku
Sebab, barang yang berharga memang aneh di mana saja berada
Orang yang iri pada kebaikanku, berdusta di belakangku
Berghibah sembunyi-sembunyi, memuji-muji di depan mata

Demikian nasihat dari Syaikh Dr. ’Aidh al Qarny hafizhahullah.

Sungguh, kedengkian adalah penyakit mematikan bagi pengidapnya. Hatinya sempit, jiwanya bergoncang, pikiran pun buram, karena semua telah diliputi rasa khawatir terhadap kemuliaan orang lain, sedih terhadap kebahagiann orang lain, dan marah terhadap pujian yang diterima orang lain.

Dengki tidaklah memandang usia dan tempat, ia bisa diidap siapa saja dan hidup di mana saja. Orang yang menjadi korban juga tidak memandang usia dan posisi, siapa saja pernah menjadi sasaran kedengkian. Baik itu jamaah, ulama, da’i, politisi, tokoh negara, guru, pedagang, dan sebagainya. Maka carilah ridha Allah ’Azza wa Jalla dalam berda’wah, jangan hiraukan ucapan yang melemahkan, tuduhan yang menggoncangkan, dan fitnah yang membingungkan, karena ketika Anda menjadikan Allah ’Azza wa Jalla sebagai satu-satunya tujuan dan tempat bersandar, maka musuh-musuhmu akan tidak bisa berbuat apa-apa kecuali celaka bagi dirinya sendiri.

Wallahu A’lam wa Lillahil ’Izzah
Sumber: http://www.pkspiyungan.org

KOMITMEN MUSLIM SEJATI – FATHY YAKAN Komitmen Muslim Sejati karya Fathi Yakan ini terbagi dalam dua bagian. Bagian pertama memaparkan ...