Kamis, 31 Mei 2012

Bahaya Lidah


“Tutur kata yang baik adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Sebuah rekaman shohih seorang manusia pilihan ALLAH..


Saudaraku…
Kali ini, izinkanlah kumenuliskan tentang sepotong daging merah yang lembut dan lentur, namun juga kusut dan berlumpur. Tentang pemberian indah dari ALLAH, namun juga penuh resah bila tak dipelihara. Ya, tentang sepotong daging merah ini, lembaran super kritis yang dimiliki tiap-tiap makhluk. Yang dimiliki tiap manusia, makhluk lemah yang kadang lupa berhati-hati menjaganya.


Saudaraku, ketahuilah, bahwa jembatan paling efektif menuju titik dasar hati adalah lembaran daging merah itu. Daging merah yang panjang dan tak berkayu. Ialah lidah, lembaran merah muda tempat bersemayam sepucuk akhlak bernama lisan.


Ialah lidah, daging merah sang jendela hati, jendela keadaan diri. Daging merah yang jalang. Bolehlah kusebut begitu bila ia tak dipelihara pemiliknya. Kebengisan dan kebuasan satu bagian tubuh penapak hidup, sudah lebih dari kuat ‘tuk menandingi kekuatan belati bercula dua. Tidak ada yang dapat lari dari kebengisannya. Tidak ada pula yang tak sakit karena kebuasannya. Ia terus mencari mangsa ‘tuk disayat-sayat dan dicaci maki. Ia terus mencari daging-daging lain ‘tuk berkolaborasi melukai darah beku bernama hati.


Duhai Saudaraku, kita semua adalah kandidat mayat, yang takkan pernah mampu menarik lontaran sindiran dan hinaan. Kita semua adalah calon penghuni kubur, yang takkan pernah mampu memutar waktu mengobati hati yang terluka karena kita.


“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan)…” (Q.S. al-Hujurat: 11).


Duh, betapa manisnya hidup bila lidah mampu “dewasa”. Betapa sejuk pandangan umat bila kata-kata manis tertuturkan. Duhai, andai lidah ini bertulang dan melelahkan, takkan ada hati yang terluka karena pedang lembut ini.


Saudaraku yang kucintai karena ALLAH, mungkin kadang kita lupa, bahwa banyak manusia yang hanya mampu berkata manis & menjanjikan, namun tak sedikitpun muncul wujud nyata dr ucapannya. Banyak yang mampu berkoar-koar dengan hebat, menilai dengan lihai, namun tak sedikitpun ia pandang keadaan dirinya. Banyak yang mampu marah-marah buta, namun tak pernah sedikitpun dicobanya menjadi pendengar yang baik..


Apa yang ditemui selalu dicacati, dikomentari bertubi-tubi, bahkan semut pun risih karenanya. Apa yang didengar selalu ditularkan, disebarkan tak kenal telinga, melukai hati yang digunjingkan. Seakan-akan tak ada waktu jika daging merah itu tak menari. Seandainya lidah ini bisa “bicara”, niscaya ia akan mengeluh, “Ya Tuanku, aku lelah terus menggeliat-geliat.”


Bolehlah kita simak teguran indah dari sang manusia agung:
“Taqwa itu berada berada di sini, beliau (Rasululloh) menunjuk dadanya tiga kali. Cukuplah seorang (muslim) dianggap (melakukan) kejahatan karena melecehkan saudara muslimnya. Setiap muslim atas muslim yang lain haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim)


Aih, indah sekali. Beliau menunjuk dadanya tiga kali. Pertanda betapa beliau sangat peduli. Salah satu bentuk peduli yang beliau ajarkan adalah mengendalikan amunisi paling ampuh untuk membunuh hati manusia, yakni lembaran daging merah itu.


Tak perlulah kuceritakan betapa banyak contoh kegagalan hidup karena ketidakhati-hatian sang pemilik lidah mengoperasikan pemberian indah dari ALLAH. Betapa banyak manusia yang dipenjara karena lidahnya, yang dikucilkan karena lidahnya, dan yang dibunuh karena lidahnya pula. Memang, tanpa lidah tak ada yang bisa kita katakan, tapi karena kecerobohan kita, satu umat pun bisa membenci kita jika lidah ini tidak berhati-hati.


Duhai..
Bila belum kita bercermin, alangkah manisnya jika kita tidak mencela yang lain. Bila belum sanggup kita dicaci, alangkah indahnya jika kita tidak memaki. Bila belum mampu menepati janji, alangkah baiknya bila kita berhenti berkoar-koar. Percayalah, akhiy wa ukhtiy, tidak ada ruginya menjaga daging merah muda ini. Insya ALLAH..


Bila kau tanya apa yang paling mengerikan dan mematikan di dunia ini. Bila kau tanya pedang apa yang paling tajam dan mampu menggorok apapun sekali tebas. Izinkanku mengingatkan ana pribadi, engkau, dan saudara seakidah. Ialah lidah, sepotong daging merah yang meninggali mulut tiap-tiap makhluk tak bersyukur..


Semoga ALLAH senantiasa memberi petunjuk-Nya pada kita. Aamiin..


Wassalaamu’alaykum warohmatulloh wabarokaatuh.


“Muslim yang terbaik adalah muslim yang membuat muslim lainnya selamat (merasa aman) dari gangguan lisan dan tangannya. (HR. Bukhari)




Maafkan aku bila ada hati yang tersakiti olehku


“ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (Q.S. ‘Ali Imran: 159)


Sumber: fb_MZF

Kamis, 24 Mei 2012

Renungan Ukhuwah



Dan setiap persahabatan seorang saudara dengan yang lainnya, sekuat apapun, sedekat, seakrab dan semesra apapun, pada akhirnya di hari kiamat nanti tetaplah akan putus. Bahkan berubah menjadi saling memusuhi. Kecuali bila yang bersaudara dekat ,bersahabat akrab adalah orang-orang yang bertaqwa. Sebagaiman firman ALLAH SWT dalam Surat Az-Zukhruf : 67 “ Teman –teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.”
Bahkan kelak di akhirat, orang-orang yang berinteraksi yang saling mencintai karena ALLAH akan mendapatkan perlakuan khusus. Yakni...
“Akan benar-benar mendapat kecintaan-Ku , mereka yang saling mencintai karena Aku, mereka yang saling berinteraksi karena Aku, mereka yang saling menasehati karena Aku, mereka yang saling berkunjung karena Aku, mereka yang saling berkorban karena Aku. Dan orang-orang yang saling mencintai karena AKU akan berada di atas mimbar – mimbar yang terbuat dari cahaya. Tempat itulah yang membuat iri para nabi orang-orang shidiq dan para syuhada.” (HR . Tarmidzi)

Dan..
“Manakah orang-orang yang saling mencintai karena aku? Ketahuilah sesungguhnya Aku melindungi mereka dengan perlindunganKU, di hari yang tiada perlindungan kecuali perlindunganKU.” (HR. Muslim)
 





(Sumber:fb_Motivasi)

Minggu, 13 Mei 2012

UNTUKMU SAUDARIKU SAHABATKU


Saudariku.... Senyum tawa riang canda menghiasi kasih sayang kita
Derai air mata terkadang mengiringi kebersamaan kita
Segala dayaku takkan ku ragukan ketulusanmu padaku, dirimu sangat berarti bagiku
Tak akan ku sia-siakan kau dlm hidup ini.

Saudariku..... genggam erat tangan ini untuk saling menguatkan hati, saling menasihati, saling mengingatkan dikala alfa, saling membantu dikala susah.
SdriQ... tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Tak teringat lagi telah berapa lama kita berkumpul dalam persaudaraan ini. Semangatmu, tutur katamu, tatapanmu dan juga senyummu sering menjadi cermin bagiku tuk tetap tegar dalam melangkah di jalan ini. Kebahagiaan yang kau rasakan adalah kebahagiaanku juga, kesedihanmu adalah kesedihanku dan  lemahnya dirimupun dapat melemahkan diriku.

Aku selalu ingat akan sala satu Riwayat Rasulullah: “Orang mukmin itu ibarat satu tubuh, apabila ada anggota tubuhnya sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakitnya.” 
Dalam riwayat yang lain juga dikatakan:” Tidak beriman seseorang dari kalian hingga dia mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri.


Aku ingin meraih Manis & Indahnya ukhuwah itu...... karena Manis & Indahnya Ukhuwah  Takkan lekang oleh waktu, takkan pudar oleh zaman...

SdriQ...Aku mencintaimu karenaNya semata...
SdriQ...Aku menyayangimu karenaNya semata... 
Betapa besar rasa ini.... sehingga tak dapat terlukiskan dengan kata-kata...
Sungguh ana uhibbuki fillah sdriQ......

Untukmu saudariku smoga ukhuwah ini dapat menghantarkan kita pada RidhoNya & mendapatkan naunganNya....
Semoga dengan ukhuwah ini dapat menghantarkan kita ke surgaNya...

Sebagaimana Janji Allah SWT: "Allah Ta’ala akan memberikan naunganNya pada saat tidak ada lagi tempat bernaung selain naunganNya, yaitu di padang Mahsyar kelak. Orang-orang yang mencintai dan bersaudara karena Allah, disediakan bagi mereka mimbar-mimbar dari cahaya.... Aamiin Ya Robbal alamiin...

****......Allah Ghouyatuna....****

Teruntuk sdriQ "RNT"

Minggu, 06 Mei 2012

Ada Apa Dengan Kita?

Renungkanlah...
Saudaraku, saat mobil mewah dan mulus yang kita miliki tergores, goresannya bagai menyayat hati kita. Saat kita kehilangan handphone di tengah jalan, separuh tubuh ini seperti hilang bersama barang kebanggaan kita tersebut. Saat orang mengambil secara paksa uang kita, seolah terampas semua harapan. 

Tetapi saudaraku, tak sedikitpun keresahan dalam hati saat kita melakukan perbuatan yang melanggar perintah Allah, kita masih merasa tenang meski terlalu sering melalaikan sholat, kita masih berdiri tegak dan sombong meski tak sedikitpun infak dan shodaqoh tersisihkan dari harta kita, meski disekeliling kita anak-anak yatim menangis menahan lapar. Saudaraku, ada apa dengan kita? 

Manfaat Senyum


Fakta Tentang Manfaat Tersenyum yang perlu kita ketahui. Kita harus tau manfaatnya,maka dari itu setelah membaca artikel Manfaat Senyum ini kita harus sering-sering tersenyum. Berikut 10 Tips Manfaat Tersenyum :

1. Senyum membuat kita lebih menarik
Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.

2. Senyum mengubah mood kita
Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.

3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum
Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka Kamu akan disukai oleh banyak orang.

4. Senyum dapat mengurangi stres
Jika tanda-tanda stres menyerang kamu, maka wajah Kamu sangat tidak enak untuk dipandang, sesegera mungkin untuk tersenyum karena senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang stres, lelah atau merasa “down”. Jika Kamu sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres Kamu akan berkurang dan Kamu akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.

5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh
Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika Kamu tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan Kamu menjadi lebih rileks.

6. Senyum menurunkan tekanan darah
Ketika Kamu tersenyum, maka tekanan darahmu akan menurun. Jika Kamu gak percaya, Kamu boleh mencobanya sendiri, jika Kamu memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah.

7. Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.

8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat Kamu terlihat lebih muda
Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat Kamu terlihat lebih muda. Jika Kamu ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyummu sepanjang hari, maka Kamu akan terlihat lebih muda dan merasa lebih baik. Karena itu dapat Menghilangkan Jerawat juga.

9. Senyum membuat Kamu tampak sukses
Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat Kamu melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat Kamu akan merasakan sesuatu yang berbeda dan sukses.

10. Senyum membuat Kamu tetap positif
Senyumlah! Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulitkan? Karena ketika Kamu tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh Kamu bahwa “hidup Kamu saat ini baik-baik saja”.

Maka jauhkan diri Kamu dari depresi, stres dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu "senyum", tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat. Jika berlebihan, maka orang lain akan menganggap Kamu kurang waras.

Muhasabah Kehidupan




Kita bisa merasakan sejuk kalau kita sudah merasakan panas. Kita baru bisa merasakan nikmatnya sehat kalau sudah merasakan sakit. Kita baru bisa merasakan nikmatnya gaji kecil ketika sudah tidak punya uang. Kita baru merasakan nikmatnya memiliki pekerjaan kalau kita sudah pernah menjadi pengangguran. Kita baru merasakan nikmatnya makan nasi putih meskipun cuma pakai kerupuk dan sambel apabila kita sedang sangat lapar. Kita baru merasakan nikmatnya libur setelah kita kerja keras.
Kita sudah mulai kebal rasa.

Itulah mengapa Allah selalu mepergilirkan segalanya, membolak-balikkan segalanya, memutar-mutar segalanya. Malam menjadi siang dan siang menjadi malam. Tawa menjadi tangis dan tangis menjadi tawa. Yang terhina menjadi mulia dan yang mulia menjadi terhina. Semua dalam satu bilangan genap yg berpasang-pasangan.

Semua ini adalah kasih sayang Allah, agar " hati " kita peka sehingga mampu merasakan perbedaan antara pahit dan manis. Agar manusia selalu sadar atas semua nikmat yang Allah berikan. 

" Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk Nya yang diberikan kepadamu,
supaya kamu bersyukur ". 
( Al Baqarah 185 )

KOMITMEN MUSLIM SEJATI – FATHY YAKAN Komitmen Muslim Sejati karya Fathi Yakan ini terbagi dalam dua bagian. Bagian pertama memaparkan ...